EKSKLUSIF – Steve Darby: Andik Vermansyah Harus Segera Main Di Luar Negeri

Posted: Februari 28, 2012 in Uncategorized

Andik Vermansyah - Indonesia U-23 (GOAL.com/Sumarno)

Sepakbola Asia tampaknya semakin dipandang oleh negara-negara dari benua lain setelah Jepang, Korea Selatan dan negara-negera Timur Tengah terus menunjukkan peningkatan.
Sementara itu, sepakbola Asia Tenggara juga sudah mulai banyak berubah. Dalam beberapa tahun terakhir, pemain-pemain berbakat dari Asia Tenggara terus meningkat. Pemain-pemain seperti Stefano Lilipaly dan Neil Etheridge menjadi sorotan di Eropa, dan tampaknya hal tersebut akan terus berlanjut.

Keeshaanan Sundaresan dari GOAL.com melakukan wawancara secara eksklusif dengan Steve Darby, sosok pesepakbola yang sudah sangat dikenal oleh publik Asia Tenggara, ia pernah menangani Perak FC di Malaysia, Home United di Singapura dan timnas Thailand U-23.

Berbicara mengenai potensi pemain-pemain di Asia Tenggara, Darby mengakui banyak potensi yang bagus. Seperti Nazmi Faiz yang dikaitkan dengan Cardiff City atau Stefano Lilipaly yang mulai berkibar di Belanda.

Namun, Darby meminta agar pemain-pemain lokal dari Asia Tenggara tidak dikirimkan ke Inggris karena sulitnya mendapatkan izin kerja. Ia menilai negara-negara seperti Jerman atau Jepang dapat menjadi opsi yang bagus.

“Mereka harus melupakan wacana mengirimkan pemain ke Inggris, bukan karena kemampuan, tetapi bagaimana situasi izin kerja di sana. Ini seperti membuang waktu apabila mengirim mereka dalam jangka pendek. Lebih baik mereka mengirim pemain muda ke negara-negara seperti Jerman atau bahkan Jepang dan dengan sistem yang kuat, para pemain dapat berkembang,” ujar Darby.

Darby juga menyebut pemain bertalenta besar di Asia Tenggara seperti gelandang Indonesia, Andik Vermansyah, harus segera dikirim ke luar negeri agar dapat berkembang.


“Andik Vermansyah adalah talenta besar lainnya di Indonesia. Pemain dengan tubuh kecil, tetapi memiliki potensi yang sangat besar dan dia harus segera dikirim ke luar negeri agar dapat berkembang secepatnya,” ujar Darby.

Darby menilai ada dua perbedaan besar antara Asia Tenggara dengan negara-negara Asia yang memiliki sepakbola maju. Perbedaan tersebut adalah bagaimana investasi ekonomi dan bagaimana administrasi sepakbola di negara-negara tersebut.

“Ada dua perbedaan besar. Investasi ekonomi dan administrasi. Seperti yang saya katakan, saya sedih ketika melihat sponsor Malaysia mengeluarkan uang untuk (klub) Inggris. Uang seharusnya diinvestasikan untuk administrasi lokal dan mengembangkan sepakbola di sini. Masih banyak talenta di sini tetapi di sini juga terlalu mengandalkan tenaga kerja paruh waktu. Anda membutuhkan orang-orang berpendidikan tinggi untuk menjalankan sebuah tim saat ini,” ujar Darby yang juga bekerja sebagai salah satu komentator di ESPN Star Sports.

Selain itu, Darby juga memprediksi ajang terbesar sepakbola Asia Tenggara yaitu Piala AFF yang akan diselenggarakan pada bulan Desember mendatang. Menurutnya tim yang melakukan persiapan terbaik akan keluar menjadi juara. Tetapi, ia menambahkan, ada lima negara yang berpeluang besar menjadi juara yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, Vietnam dan Singapura.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s