Empat Bonek Tewas, Persebaya Bentuk Tim Pencari Fakta

Posted: Maret 11, 2012 in Uncategorized

Persebaya 1927 Surabaya akan membentuk tim pencari fakta (TPF), untuk menggali kebenaran terkait tewasnya 4 bonek dalam perjalanan ke Bojonegoro menyaksikan pertandingan antara Persibo Bojonegoro dan Persebaya.
Selain menyebabkan tewasnya 4 bonek, di luar pertandingan kemarin sore, juga diwarnai dengan aksi penjarahan yang dilakukan oknum bonek di Bojonegoro.


“Kalau masalah penjarahan di Bojonegoro, kami serahkan ke polisi, karena itu sudah masuk ranah pidana. Fokus dibentuknya TPF ini, untuk mencari kebenaran yang objektif atas meninggalnya 4 bonek,” kata Media Officer Persebaya, Ram Surahman, Minggu (11/3/2012).

Dari catatan yang dihimpun, Ram mengatakan, saat ada pertandingan away dan bonek ada yang melintas di wilayah Lamongan. Tercatat 9 bonek tewas (termasuk 4 tewas saat kejadian kemarin). Namun, sampai saat ini, tidak ada kasus yang mengungkap tentang kematian bonek tersebut.

“Ini masalah nyawa. Kalau murni kecelakaan, maka katakan kecelakaan. Kalau murni ada pelemparan, maka harus diusut tuntas,” tuturnya.

Ia menambahkan, jika kasus kematian 4 bonek ini tidak diusut tuntas, dikhawatirkan bisa menimbulkan dendam berkepanjangan antara bonek dengan LA Mania.

“Karena tidak clear apa penyebabnya apa. Ini kan nyawa manusia. Ini tanggungjawab penegak hukum di Lamongan. Di Surabaya ketika ada penusukan pengendara plat N (Malang) bisa diungkap oleh kepolisian di Surabaya, saya kira di Lamongan juga bisa,” tuturnya.

Dari kabar yang berkembang di kalangan bonek, mereka dilempari ketika melintas di wilayah Lamongan. Sedangkan versi polisi, keempat bonek yang tewas akibat kecelakaan.

“Kesimpulan itu terlalu prematur dan tidak boleh digebyah uyah (disamaratakan),” ujarnya sambil menambahkan, sedang mematangkan siapa saja yang ditunjuk sebagai tim pencari fakta.

Sementara itu, terkait penjarahan di Bojonegoro, pihaknya tidak menutup mata, bahwa kerusuhan itu dilakukan oknum bonek.

“Sekarang ada 5.000 orang dan ada segelintir berbuat mencoreng nama bonek. Kalau dikaitkan dengan teori konspirasi, bisa jadi itu pembusukan nama bonek,” tuturnya.

Apakah kerusuhan tersebut diseeting oleh orang yang tidak suka dengan kehadiran bonek-yang berupaya merubah stigmanya menjadi lebih baik, kata Ram, tidak menutup kemungkinan itu bisa terjadi.

“Saat di lapangan, mereka yang ditangkap ditanyai berapa nomor punggungnya Andik Virmansyah, jawabannya tidak tahu. Ini kan lucu, katanya pendukung Persebaya,” katanya.

Ia menambahkan, paling lantang yang menjatuhkan PSSI di era sebelumnya adalah bonek. Kemudian beberapa hari lalu, Bonek berdemo di kantor TV One Biro Surabaya, karena tidak terima bonek diidentikan dengan aksi kekerasan dan suka berbuat keonaran.

“Tak terlalu lama mendemo sebuah kantor televisi. Selang beberapa hari, kejadiannya seperti ini. Kalau dikaitkan dengan teori konspirasi, semuanya tidak menutup kemungkinan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s