Rivalitas Persebaya DU dan Persebaya 1927

Rivalitas pun terjadi. Persebaya DU di bawah pimpinan Wishnu Wardhana dan Wastomi Suheri menganggap bahwa dirinya adalah pemegang surat sah dari PSSI, dan Persebaya DU adalah anggota resmi PSSI. Namun hal ini ditentang oleh Saleh Mukadar yang mengatakan bahwa Persebaya hanya satu, yaitu yang berada di Liga Primer Indonesia. Suasana memanas. Persebaya DU, yang dimotori Wastomi, yang merupakan pemilik dari Yayasan Suporter Surabaya, mengatakan bahwa walaupun berlaga di divisi 7, Persebaya tetap didukung, apapun Persebayanya.

Saat pertandingan pertama Persebaya DU, penonton yang hadir 6.000 orang. Namun, penonton pada akhirnya banyak yang kecewa dengan berbagai sebab :

1. Para pemain Persebaya DU tak ada yang mereka kenal karena hanya merupakan bedol desa dari klub Persikubar Kutai Barat

2. Nomor keramat 19 milik legenda Persebaya, Eri Irianto dipakai oleh pemain Persebaya DU bernama Fendi Taris

Dan pada akhirnya penikmat bola Surabaya pun mulai gusar dengan Persebaya DU. Dengan terus menuai kekalahan dan bantuan penalti dari PSSI era Nurdin Halid, maka penonton pun mulai meninggalkan Persebaya DU.

Pada 11 Januari 2011, Persebaya yang berlaga di LPI memulai laga perdananya melawan Bandung FC. Penonton yang hadir berjumlah 25 ribu orang. Ini sekaligus membuktikan bahwa Persebaya yang berada di LPI lebih dipilih daripada Persebaya bikinan Wisnu Wardhana dan Wastomi Suhari yang berlaga di Divisi Utama.

Di bulan Mei 2011, muncul ide untuk menghancurkan Persebaya 1927 dan melengserkan kepemimpinan PT Pengelola Persebaya Indonesia hingga sekarang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s